History Browsing di Browser

History Browsing di Browser, Data Pribadi atau Bukan?

 

Terdapat beberapa data pribadi yang tersimpan berbentuk info elektronik. Nah. History searching yang berada di browser itu masuk ke kelompok data pribadi ataulah bukan sich?

Bila mengacu ke undang-undang info serta transaksi elektronik (uu ite). Rupanya searching history itu ialah info elektronik yang tidak bisa diklaim miliknya oleh orang. Minimal itu yang disebutkan oleh pengamat hukum telekomunikasi. Info serta transaksi elektronik muhtar ali. S.h.. Ll.m.

“cukup beralasan untuk mengatakan jika pemilikan searching history tidak bisa diklaim dengan cara hukum oleh seorang. Disamping itu. Sampai sekarang ini tidak ada keputusan pengadilan di indonesia yang tentukan siapa sebagai pemilik searching history pemakaian service internet.” tegas muhtar.

Dipaparkannya. Klausal 32(1) uu ite tidak memberikan rincian selanjutnya mengenai dokumen serta/atau info elektronik yang bisa diklaim miliknya oleh seorang atau jadi punya publik.

Klausal 32(1) undang-undang no. 11 tahun 2008 seperti dirubah dengan undang-undang no. 19 tahun 2016 mengenai info serta transaksi elektronik (“ite”) larang orang yang dengan menyengaja serta tanpa ada hak atau menantang hukum dengan apa saja mengganti. Meningkatkan. Kurangi. Lakukan transmisi. Menghancurkan. Hilangkan. Mengalihkan. Sembunyikan satu info elektronik serta/atau dokumen elektronik punya seseorang atau punya publik.

Uu ite pun tidak mengendalikan bagaimanakah cara seorang mendapatkan pemilikan atas dokumen serta/atau info elektronik seperti ketetapan klausal 584 kitab undang-undang hukum perdata. Serta bukti apa yang bisa diperlihatkan agar bisa mengakui pemilikan atas satu dokumen serta/atau info elektronik.

Pada umumnya. Searching history adalah rangkaian data serta info yang memperlihatkan beberapa situs apa yang telah didatangi oleh pemakai internet. Di dunia riil searching history bisa dimisalkan untuk jalur. Jalan. Lokasi yang telah dilewati atau didatangi oleh seorang.

Mengacu pada contoh searching history seperti di atas. Serta mengingat uu ite tidak memberikan batas yang pasti mengenai info elektronik serta/atau dokumen elektronik bisa atau tidak bisa dipunyai oleh orang. Karena itu cukup beralasan untuk mengatakan jika pemilikan searching history tidak bisa diklaim dengan cara hukum oleh seorang.

“hal penting dalam delik klausal 32(1) uu ite ialah ada info elektronik serta/atau dokumen elektronik punya orang yang lain dirubah. Ditambah. Dikurangi. Ditransmisikan. Dirusak. Di hilangkan. Dipindah atau diselinapkan dengan cara menyengaja serta tanpa ada hak atau menantang hukum. Berarti. Larangan dalam klausal 32(1) uu ite berlaku jika dokumen serta/atau info elektronik itu punya seseorang atau punya publik.” tuturnya.

 

 

error: Content is protected !!